We Don't Know How Strong We Are, Until Being Strong is only Choice You Have
Dear Blog,

Akhirnya kesampaian juga nulis-nulis lagi di blog ini.. ggk terasa udah lama juga ya.. hari ini cuma mau nulis beberapa hal yang mungkin juga sebagai bahan renungan kita semua nantinya..

Topik nya adalah "KEPUASAN"
Jika kita membahas untuk masalah ini tentu akan banyak perbedaan yang timbul akan arti makna kata "KEPUASAN".

contoh kasus.. Banyak orang yang merasa tidak puas akan apa yang telah di dapat, tetapi mereka lupa di balik itu ada tanggung jawab besar yang sudah menanti.

sebenarnya sampai dititik mana sih kepuasan seseorang itu.? tentunya hal ini hanya bisa di jawab oleh masing2 kita. Tetapi kita bisa melihat perubahan dan perjalanan hidup yang telah kita jalani. Kita yang sekarang dengan Kita 5 tahun sebelumnya. Apakah yang kita dapatkan dan kita jalani sudah memberikan kepuasan.? hehehehe.. pasti akan banyak orang yang bilang "BELUM".

Memang tidak bisa dipungkirin, jika manusia diciptakan memiliki hasrat dan kemauan yang lebih dari semua makhluk yang ada dimuka bumi ini. tetapi pada hakekatnya, kepuasan itu adalah rasa bebas dari segala hal, baik itu dalam mencari materi dan semuanya.

"sebarkan lah walau 1 ayat" dalam artian ilmu, sebarkanlah walau hanya itu yang kau tau. jika kita renungkan kata2 ini, memiliki makna yang dalam. Hanya dengan menerapkan kata2 ini banyak orang yang sudah berhasil, walaupun saya sendiri ggk memiliki data otentiknya, tapi selama 5 tahun terakhir yang sudah saya lewati, sungguh kata2 ini benar adanya.

Jika anda seorang karyawan, anggaplah belum berkeluarga, memiliki gaji yang mungkin bagi seorang tukang becak atau mungkin pedagang bakso keliling sangatlah cukup, apakah anda akan berkata, " gaji ku masih kurang cukup untuk mencukupi kebutuhan ku ".? bagaimana nantinya jika anda menjadi seorang Manager ataupun Direktur sebuah perusahaan, tentunya Anda akan berkata.."Gajiku masih belum cukup untuk mencukupi kebutuhan ku.." lalu di manakah letak kepuasan anda.? tentu anda sendiri yang bisa menjawabnya.

Nah.. bagaimana jika anda seorang karyawan dan sudah berkeluarga, dengan kasus yang sama seperti sebelumnya, tentu akan ada kata "Tidak pernah cukup".. hehehehehe.

Pada intinya, saya cuma ingin mengajak anda untuk lebih merenung lebih dalam lagi, bahwa sesungguhnya, kita selama ini sudah di perbudak. Apakah anda akan terus menjadi budak.? cuma anda sendiri yang bisa menjawab nya..

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk " "